Rabu, 12 Oktober 2011

Kulit Gatal dan Mata Kedutan Itu Tanda Stres

TRIBUNNEWS.COM - Tekanan hidup dan beban pekerjaan sering menyebabkan stres. Dampaknya bisa buruk bagi sistem pencernaan seperti iritasi organ pencernaan bahkan penyakit kardiovaskular dan stroke. Sayangnya, kita sering tidak menyadari bahwa sebenarnya ada gejala dan tanda kita terkena stres.

* Rahang nyeri
Bukan hanya karena sakit gigi, stres secara emosional dapat membuat otot-otot rahang sakit. Gejala ini biasanya terjadi ketika bangun atau tidur. Secara umum, perhatikan apa yang pernah Anda alami, sehingga ketika gejala itu kembali Anda sudah tahu apa yang harus dilakukan. Fokuskan pada merelaksasikan rahan ketika Anda merasa panik.

* Kulit gatal
Stres membuat perubahan pada sel-sel kekebalan yang ditemukan di kulit dan membuatnya lebih aktif. Stres bisa mengakibatkan beberapa kondisi seperti psoriasis, rosacea, dan atau lebih buruk lagi, eksim. Jika kulit terasa gatal akhir-akhir ini, perhatikan tingkat stres dalam hidup Anda, dan segera mengambil langkah untuk meminimalkan. Anda juga bisa mengunjungi seorang dokter spesialis kulit untuk membantu memecahkan masalah ini.

* Mata kedutan
Meskipun penyebab pasti dari mata kedutan tidak diketahui, bisa jadi ini tanda bahwa Anda perlu beristirahat dan santai. Kadang-kadang kedutan akan hilang setelah tidur nyenyak di malam hari, namun juga bisa terjadi hingga tiga minggu. Kelelahan dan berlebihan konsumsi kafein bisa menjadi penyumbang utama mata kedutan. Mengurangi hal yang bisa membuat stres adalah cara utama menghentikan kedutan ini.

* Nyeri pada gusi
Stres meningkatkan kadar hormon kortisol, yang pada akhirnya menciptakan sensasi terbakar di seluruh tubuh termasuk gusi. Hal ini juga bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh, yang memicu pertumbuhan bakteri di mulut dan memicu iritasi serta peradangan pada gusi. Selain menggosok gigi dan berkumur dengan cairan pembersih, tingkatkan sistem kekebalan tubuh dengan makan makanan bergizi seimbang, cukup tidur dan konsumsi multivitamin.

* Mual
Stres juga bisa memicu ketidaknyamanan di perut. Tingkat stres yang tinggi menunjukkan peningkatan gejala seperti sakit perut, yang sebagian disebabkan hormon yang dilepaskan akibat dari stres atau kecemasan.

Tubuh menghasilkan reaksi pertahanan dari stres, yang bisa memicu jantung berdebar dan adrenalin meningkat. Olahraga adalah cara yang bagus untuk memerangi stres, termasuk mual. Makanan juga berperan penting. Jadi kurangi konsumsi kopi dan jauhi makanan yang memakai banyak bumbu.

Rabu, 21 September 2011

Cara Mendongkrak Profesi

Kenaikan jabatan seseorang memang dikarenakan prestasi atau kinerja yang di atas rata-rata. Namun ternyata pendidikan pun juga cukup mempengaruhinya. Makanya kini ada banyak perguruan tinggi yang membuka kelas karyawan.

Maksudnya kelas ini dibuka bagi para karyawan atau orang yang sudah bekerja. Jadi jam kuliahnya dimulai saat setelah jam kerja. Berikut inilhttp://www.blogger.com/img/blank.gifah yang perlu diperhatikan bila anda sebagai seorang karyawan tertarik untuk mengikuti perkuliahan.

Pertama, pilihlah kampus yang lokasinya tidak terlalu jauh dari tempat kerja anda. Supaya anda tidak kelelahan di jalan sehabis pulang kantor. Dan bisa relatip tepat waktu datang ke perkuliahan.

Kedua, biasanya kampus yang membuka kelas karyawan pada siangnya membuka kelas eguler juga. Anda harus memastikan bahwa fasilitas yang anda dapatkan pada kelas karyawan juga sama lengkap dan adilnya dengan kelas yang reguler.

Ketiga, bahwa sebagai karyawan tentu berbeda dengan mahasiswa murni. Makanya anda pun juga harus mencari informasi apakah kampus tersebut cukup fleksibel bagi waktu karyawan. Sebab sebagai karyawan mungkin anda sering ada lembur atau panggilan kerja mendadak sehingga anda harus tidak masuk kuliah atau datang terlambat.

Keempat, biayanya, yang mahal belum tentu menjamin kualitasnya. Maka dari itu anda harus jeli dan teliti dalam memilihnya. Yang penting adalah bahwa harganya dengan fasilitas yang dimilikinya dan mutunya seimbang. Bisa jadi ada yang berbiaya murah namun kualitasnya lebih baik.

Kelima, kualitasnya, yang bisa dilihat dari kompetensi para dosennya dan kiprah para lulusannya.

Selasa, 27 April 2010

Tips Sukses Di Hari Pertama Kerja

Alangkah bahagianya bila kita baru pertama terpilih sebagai pegawai baru. Tentunya pasti mengundang sejuta semangat dan tantangan baru yang menggelitik rasa penasaran. Misalkan bagaimana karir di sini nanti, bagaimana bosnya dan teman-teman sejawat, bagaimana dengan suasana ruang kerjanya dan lain sebagainya.

Justru kadang pikiran dan perasaan yang bercampur aduk itulah yang nantinya malah menimbulkan kecanggungan. Dan justru pula puncaknya kecangggungan itulah yang datang pada hari pertama kali kita kerja. Alhasil juga menimbulkan rasa kurang nyaman dan salah tingkah.

Untuk menghindarkan dari hal-hal semacam itulah maka ada beberapa usulan pokok-pokok langkah atau tips yang bisa membuat kita percaya diri dia hari pertama. Simaklah hal-hal berikut ini,

1 . Siapkan pakaian kerja, dokumen penting dan majalah favorit.
Tampil secara rapi dan nyaman pasti akan mendukung pekerjaan. Dokumen penting hanya untuk berjaga-jaga saja bila diperlukan oleh bagian human resources, dan majalah sangat diperlukan bila kita nantinya masih kosong pekerjaan di hari-hari awal.

2. Datang tepat waktu.
Datang lebih awal pasti lebih menenangkan, nyaman dan nyantai sebelum menghadapi tugas. Dibandingkan bila kita datang terlalu mepet waktunya, maka akan membuat serba tergesa-gesa dan panik.

3. Memperkenalkan diri dan temui rekan kerja.
Cukup bersikaplah ramah dan sopan terhadap mereka, apapun jabatannya. Jabatlah tangannya saat berkenalan dan selalulah ingat namanya.

4. Bertanyalah dan jadilah pendengar yang baik.
Hal ini sangat menunjang tugas kita sendiri. Gunakan moment yang tepat untuk bertanya pada saat rapat ataupun makan siang.

5. Ciptakanlah komunikasi yang baik.
Yang penting janganlah mengganggu waktu kerja mereka dan batasi dir jangan terlibat gosip dengan mereka. Jangan sampai kita dicap sebagai banyak omong. Melainkan banyaklah belajar dari mereka yang telah lama di situ.

6. Janganlah pulang terlalu tepat waktu.
Tetapi pulanglah saat sudah lewat 15-20 menit dari jam pulang. Dari situ kita menunjukkan dedikasi dan kesediaan untuk lembur jika diperlukan.